Serial Drama Korea Ini Tersandung Kasus Pelecehan?

Serial Drama Korea cukup menarik perhatian banyak masyarakat Indonesia. Karena banyak alur ceritanya yang begitu menarik dan layaknya dunia khayalan tentu saja membuat Drakor menjadi salah satu pilihan pertama semua orang sangat merasakan kejenuhan. Rata-rata Drama Korea ini menyuguhkan film atau serial menyuguhkan kisah percintaan dengan sangat dalam.

Sehingga terkadang ketika terjadi adegan sedih, tidak sedikit dari penonton mampu bertahan untuk tidak meneteskan airmata. Namun taukah kalian bahwa sebenarnya Drama Korea juga menuai banyak kecaman dari warga Korea sendiri loh. Diantaranya ada pada serial drama korea It’s Okay Not To Be Okay yang baru berakhir pada 9 Agustus 2020 kemarin.

Serial Drama It’s Okay Not To Be Okay Mengandung Pelecehan Seksual

It’s Okay Not To Be Okay merupakan sebuah serial drama korea yang menceritakan tentang gangguan kesehatan mental. Mendengar konsep yang dibuat oleh produser drama ini tentunya hal yang bagus karena penyakit mental sesungguhnya masih dianggap tabu. Mental Illness yang ditampilkan pada drama korea yang satu ini ada beragam.

Namun salah satu penyakit tersebut dijadikan alasan bahwa serial yang diperankan oleh Kim Soo Hyun dan Seo Ye Ji ini mengandung unsur seksual dan tidak baik untuk ditonton. Hingga pada akhirnya Komisi Penyiaran Korea memberikan drama tersebut sanksi.

Komisi Penyiaran Korea menyatakan bahwa drama It’s Okay Not To Be Okay ini telah melanggar beberapa etika penyiaran. Yaitu dengan menunjukkan konten alat kelamin laki-laki, pelecehan seksual serta pelecehan verbal. Hal ini dikatakan karena peran Seo Ye Ji didalam drama tersebut sering mengucapkan kalimat menjurus ke arah seksual kepada karakter yang dimainkan oleh Kim Soo Hyun.

Ditambah lagi terdapat episode yang menghadirkan Kwak Dong Yeon sebagai pengidap gangguan mental yang sangat mudah bersemangat. Pada episode tersebut Seo Ye Ji dan Kwak Dong Yeon melakukan pertemuan namun peran yang dimainkan Kwak Dong Yeon ini diharuskan mencari perhatian, sehingga didalam adegan tersebut ia bertemu Seo Ye Ji dengan kondisi telanjang.

Komentar Penonton It’s Okay Not To Be Okay

Berbeda dengan apa yang dinyatakan oleh Komisi Penyiaran Korea, bagi mereka tidak ada unsur pelecehan seksual disana. Karena penonton memang hanya memperhatikan bagaimana penyakit mental yang ditampilkan pada drama tersebut. Penonton merasa kecewa pada Komisi Penyiaran Korea karena terlalu fokus pada beberapa adegan yang memang terbuka, namun itu adalah salah satu penyakit mental. Para penonton juga menyatakan bahwa berkat serial drama ini, mereka bisa memahami beberapa penyakit mental dan bagaimana proses penyembuhannya.

Secara singkat hanya ini yang dapat jenny-rita sampaikan kepada readers pecinta drama. Semoga informasi dari kami bermanfaat~

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *